Event Jogja

SITI Film Terbaik FFI 2015 Akhirnya Tayang di Bioskop

 

Pada awalnya film SITI tidak direncanakan untuk tayang di bioskop. Film diproduksi dengan semangat independen dan dengan pendanaan yang sangat terbatas. Seluruh pemain dan tim produksi adalah sumber daya lokal Jogja.

Setelah diputar perdana di Jogja-Netpac Asian Film Festival bulan Desember 2014, film SITI mendapat penghargaan di beberapa festival film internasional, diantaranya Best Performance di Singapore International Film Festival 2014, Best Scriptwriter di Shanghai International Film Festival 2015, hingga mendapatkan penghargaan khusus di Toronto Asian Reel Film Festival dan Five Flavour Film Festival Polandia 2015.

Setelah perjalanannya di luar negeri, film SITI disambut negerinya sendiri dengan penghargaan sebagai Film Panjang Terbaik di Apresiasi Film Indonesia pada bulan Oktober 2015.

Puncaknya adalah penghargaan tertinggi festival film di Indonesia yaitu mendapatkan Piala Citra untuk Film Terbaik di ajang Festival Film Indonesia 2015. Selain film terbaik, juga mendapatkan penghargaan Musik Terbaik dan Skenario Asli Terbaik.  

Dan pada tahun 2016 ini, film SITI yang telah 1 (satu)  tahun diputar di 20 (duapuluh) festival film di dunia serta berhasil meraih Film Terbaik FFI 2015 ini akan diputar di 20 (duapuluh) layar bioskop di Indonesia serentak pada tanggal 28 Januari 2016.

siti-bioskop

SINOPSIS Bercerita kehidupan satu hari seorang perempuan bernama Siti (Sekar Sari), 24 tahun. Siti adalah seorang ibu muda, yang harus mengurusi ibu mertuanya, Darmi (Titi Dibyo) , anaknya Bagas (Bintang Timur Widodo), dan Suaminya, Bagus (Ibnu Widodo). Bagus mengalami kecelakaan saat melaut setahun yang lalu, mengakibatkan tubuhnya mengalami kelumpuhan. Kapal Bagus yang baru dibeli dengan uang pinjaman hilang di laut. Siti harus berjuang untuk menghidupi mereka dan membayar hutang pada pak Karyo (Catur Stanis). Disaat keadaan makin terjepit, Siti terpaksa bekerja siang dan malam. Pada siang hari Siti berjualan Peyek Jingking di Parangtritis. Malam hari Siti bekerja sambilan sebagai pemandu karaoke untuk menambah penghasilan. Bekerja sebagai pemandu karaoke membuat Bagus tidak suka pada Siti dan membuatnya tidak mau bicara lagi dengan Siti. Keadaan ini membuat Siti frustasi. Gatot (Haydar Salisz), seorang polisi yang dikenal Siti di tempat karaoke menyukai Siti dan ingin menikahinya. Gatot meminta Siti untuk meninggalkan suaminya. Siti dalam kebimbangan. Tekanan hidup membuat Siti harus memilih.

Leave a Comment